The Year Of A New Birth
Yeh 36: 26-27
Tahun kelahiran yang baru berbicara hati kita akan diubahkan. Kita waktu pertama mengalami kasih yang mula mula, waktu dibabtis, woww semangat kita luar biasa dengan Tuhan. Ibadah rajin, berdoa rajin, baca firman rajin, dan melayani Tuhan juga rajin. Namun seiring dengan berjalannya waktu lama-lama kasih itu mulai pudar, mulai kurang semangat kita, ketaatannya semakin berkurang, dan cenderung melempem, dan mulai kurang fokus dengan Tuhan, mungkin karena banyak masalah, mungkin karena banyak tekanan hidup, mungkin karena kejenuhan, mungkin juga karena sudah merasa mapan, udah diberkati dan akhirnya lupa Tuhan karena kesibukan dll.
Mari memasuki tahun yang baru ini tahun kelahiran baru ini kita mau berubah dan kita kembali kepada kasih mula mula, ijinkan Tuhan memberikan kita hati yang baru, roh yang baru, dan dijauhkan kita dari hati yang keras, dan diberikan kita hati yang lembut.
Ada 3 hal yang harus kita lakukan agar kita mengalami hati yang baru :
| 1. | 1 Yoh 1:9 Kita harus mengaku dosa bertobat dan minta ampun sama Tuhan. Revented brings forgivens. Pertobatan membawa pengampunan. Kalau kita bertobat dan minta ampun kepada Tuhan, maka Tuhan akan mengampuni dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan kita. Kuncinya adalah kerendahan hati dan sikap mau mengalami pemulihan. |
| 2. | Jaga hati kita dan terus minta kepada Tuhan agar kita selalu diberikan hati yang baru dan roh yang baru (Ams 4:23). Secara manusia kita tidak kuat untuk mengalahkan kedagingan kita karena sulit untuk bisa mengalahkan daging ini, namun kalau kita minta kepada Tuhan, maka Dia akan berikan Roh Nya atas kita utk memampukan kita bisa menjaga hati kita dari marah, kecewa, sakit hati, pahit hati dan hal hal yang merusak hidup kita. I Yoh 2:9-10 berkata kalau kita ada dlm terang maka kita tidak akan bisa membenci saudara kita. |
| 3. | Hidupnya selalu bergantung dan berharap kepada Tuhan dan hidup selalu mengandalkan Tuhan. (Yer 17: 7-8). Memasuki tahun yang baru ini biarlah kita hanya bergantung dan berharap hanya kepada Tuhan saja, karena kalau kita berharap kepada manusia atau kepada siapapun yang kita anggap bisa menolong kita maka kita akan kecewa, biarlah kita selalu berharap kepada Tuhan maka kita akan diberkati. Amin. |
(Ringkasan Khotbah IR 06 Januari 2019, Bpk Pdm. Antonius Toni)





