14. TUHAN itu penopang bagi semua orang yang jatuh dan penegak bagi semua orang yang tertunduk.
15. Mata sekalian orang menantikan Engkau, dan Engkau pun memberi mereka makanan pada waktunya;
16. Engkau yang membuka tangan-Mu dan yang berkenan mengenyangkan segala yang hidup.
17. TUHAN itu adil dalam segala jalan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya.
18. TUHAN dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan.
19. Ia melakukan kehendak orang-orang yang takut akan Dia, mendengarkan teriak mereka minta tolong dan menyelamatkan mereka.
20. TUHAN menjaga semua orang yang mengasihi-Nya, tetapi semua orang fasik akan dibinasakan-Nya.
1. Ucapan ilahi tentang Niniwe. Kitab penglihatan Nahum, orang Elkosh.
2. TUHAN itu Allah yang cemburu dan pembalas, TUHAN itu pembalas dan penuh kehangatan amarah. TUHAN itu pembalas kepada para lawan-Nya dan pendendam kepada para musuh-Nya.
3. TUHAN itu panjang sabar dan besar kuasa, tetapi Ia tidak sekali-kali membebaskan dari hukuman orang yang bersalah. Ia berjalan dalam puting beliung dan badai, dan awan adalah debu kaki-Nya.
4. Ia menghardik laut dan mengeringkannya, dan segala sungai dijadikan-Nya kering. Basan dan Karmel menjadi merana dan kembang Libanon menjadi layu.
5. Gunung-gunung gemetar terhadap Dia, dan bukit-bukit mencair. Bumi menjadi sunyi sepi di hadapan-Nya, dunia serta seluruh penduduknya.
6. Siapakah yang tahan berdiri menghadapi geram-Nya? Dan siapakah yang tahan tegak terhadap murka-Nya yang bernyala-nyala? Kehangatan amarah-Nya tercurah seperti api, dan gunung-gunung batu menjadi roboh di hadapan-Nya.
7. TUHAN itu baik;
Ia adalah tempat pengungsian pada waktu kesusahan;
Ia mengenal orang-orang yang berlindung kepada-Nya
8. dan menyeberangkan mereka pada waktu banjir. Ia menghabisi sama sekali orang-orang yang bangkit melawan Dia, dan musuh-Nya dihalau-Nya ke dalam gelap.
9. Apakah maksudmu menentang TUHAN? Ia akan menghabisi sama sekali;
kesengsaraan tidak akan timbul dua kali!
10. Sebab mereka pun akan lenyap seperti duri yang berjalin-jalin, dimakan habis seperti jerami kering.
11. Bukankah dari padamu muncul orang yang merancang kejahatan terhadap TUHAN, orang yang memberi nasihat dursila?
12. Beginilah firman TUHAN:
“Sekalipun mereka utuh dan begitu banyak jumlahnya,
tetapi mereka akan hilang terbabat dan mati binasa;
sekalipun Aku telah merendahkan engkau, tetapi Aku tidak akan merendahkan engkau lagi.
13. Sekarang, Aku akan mematahkan gandarnya yang memberati engkau, dan akan memutuskan belenggu-belenggu yang mengikat engkau.”
14. Terhadap engkau, inilah perintah TUHAN:
“Tidak akan ada lagi keturunan dengan namamu. Dari rumah allahmu Aku akan melenyapkan patung pahatan dan patung tuangan;
kuburmu akan Kusediakan, sebab engkau hina.”
15. Lihatlah! Di atas gunung-gunung berjalan orang yang membawa berita, yang mengabarkan berita damai sejahtera. Rayakanlah hari rayamu, hai Yehuda, bayarlah nazarmu! Sebab tidak akan datang lagi orang dursila menyerang engkau;
ia telah dilenyapkan sama sekali!
1. Pembongkar maju terhadap engkau;
adakan penjagaan di benteng, mengintailah di jalan, ikatlah pinggangmu teguh-teguh, kumpulkanlah segala kekuatan!
2. Sungguh, TUHAN memulihkan kebanggaan Yakub, seperti kebanggaan Israel;
sebab perusak telah merusakkannya dan telah membinasakan carang-carangnya.
3. Perisai para pahlawannya berwarna merah, prajuritnya berpakaian kirmizi;
kereta berkilat-kilat seperti api suluh pada hari ia melengkapinya, dan kuda-kuda penuh gelisah.
4. Kereta melaju galak di jalan, kejar-mengejar di lapangan;
kelihatannya seperti suluh, berpacu seperti kilat.
5. Pasukan-pasukan istimewa dikerahkan, mereka tersandung jatuh di waktu berjalan maju;
mereka lari terburu-buru ke arah tembok kota, sedang alat pendobrak sudah ditegakkan.
6. Pintu-pintu di sungai-sungai telah dibuka, dan istana menjadi gempar.
7. Permaisuri dibawa ke luar dan ditelanjangi dan dayang-dayangnya mengerang, mengaduh seperti suara merpati sambil memukul-mukul dada.
8. Niniwe sendiri seperti kolam air yang airnya mengalir ke luar. “Berhenti! Berhenti!” teriak orang, tetapi tidak ada yang berpaling.
9. Jarahlah perak, jarahlah emas! Sebab tidak berkesudahan persediaan harta benda, kelimpahan segala barang yang indah-indah!
10. Ketandusan, penandusan dan penindasan! Hati menjadi tawar dan lutut goyah!
Segenap pinggang gemetar, dan muka sekalian orang menjadi pucat pasi.
11. Di mana gerangan persembunyian singa dan gua singa-singa muda, tempat singa pulang pergi, tempat anak singa, di mana tidak ada yang mengganggunya?
12. Biasanya singa itu menerkam supaya cukup makan anak-anaknya, mencekik mangsa bagi betina-betinanya, dan memenuhi liangnya dengan mangsa dan persembunyiannya dengan terkaman.
13. Lihat, Aku akan menjadi lawanmu, demikianlah firman TUHAN semesta alam, Aku akan membakar keretamu menjadi asap, dan pedang akan memakan habis singa mudamu;
Aku akan melenyapkan mangsamu dari atas bumi,
dan suara utusan-utusanmu tidak akan terdengar lagi.
1. . Celakalah kota penumpah darah itu! Seluruhnya dusta belaka, penuh dengan perampasan, dan tidak henti-hentinya penerkaman!
2. Dengar, lecut cambuk dan derak-derik roda! Dengar, kuda lari menderap, dan kereta meloncat-loncat!
3. Pasukan berkuda menyerang, pedang bernyala-nyala dan tombak berkilat-kilat!
Banyak yang mati terbunuh dan bangkai bertimbun-timbun! Tidak habis-habisnya mayat-mayat, orang tersandung jatuh pada mayat-mayat!
4. Semuanya karena banyaknya persundalan si perempuan sundal, yang cantik parasnya dan ahli dalam sihir, yang memperdayakan bangsa-bangsa dengan persundalannya dan kaum-kaum dengan sihirnya.
5. Lihat, Aku akan menjadi lawanmu,
demikianlah firman TUHAN semesta alam;
Aku akan mengangkat ujung kainmu sampai ke mukamu dan akan memperlihatkan auratmu kepada bangsa-bangsa dan kemaluanmu kepada kerajaan-kerajaan.
6. Aku akan melemparkan barang keji ke atasmu, akan menghina engkau dan akan membuat engkau menjadi tontonan.
7. Maka semua orang yang melihat engkau akan lari meninggalkan engkau serta berkata:
“Niniwe sudah rusak! Siapakah yang meratapi dia? Dari manakah aku akan mencari penghibur-penghibur untuk dia?”
8. Adakah engkau lebih baik dari Tebe, kota dewa Amon, yang letaknya di sungai Nil,
dengan air sekelilingnya, yang tembok kotanya adalah laut, dan bentengnya adalah air?
9. Etiopia adalah kekuatannya, juga Mesir, dengan tidak terbatas;
Put dan orang-orang Libia adalah pembantunya.
10. Tetapi dia sendiri pun terpaksa pergi ke dalam pembuangan, terpaksa masuk ke dalam tawanan.
Bayi-bayinya pun diremukkan di ujung segala jalan;
tentang semua orangnya yang dihormati dibuang undi, dan semua pembesarnya dibelenggu dengan rantai.
11. Engkau pun akan menjadi mabuk, akan menjadi tidak berdaya;
engkau pun akan mencari tempat perlindungan terhadap musuh.
12. Segala kubumu adalah seperti pohon ara dengan buah ara yang masak duluan;
jika diayunkan, maka jatuhlah buahnya ke dalam mulut orang yang hendak memakannya.
13. Sesungguhnya, laskar yang di tengah-tengahmu itu adalah perempuan-perempuan;
pintu-pintu gerbang negerimu terbuka lebar-lebar untuk musuhmu; api telah memakan habis palang pintumu.
14. Timbalah air menghadapi pengepungan, perkuatlah kubu-kubumu!
Pijaklah lumpur, injaklah tanah liat, peganglah acuan batu bata!
15. Di sana api akan memakan engkau habis, pedang akan membabat engkau, akan memakan engkau seperti belalang pelompat.
Sekalipun engkau berjumlah besar seperti belalang pelompat, berjumlah besar seperti belalang pindahan,
16. sekalipun kauperbanyak orang-orang dagangmu lebih dari bintang-bintang di langit, seperti belalang pelompat mereka mengembangkan sayap dan terbang menghilang.
17. Sekalipun para penjagamu seperti belalang pindahan dan para pegawaimu seperti kawanan belalang,
yang hinggap pada tembok-tembok pada waktu dingin, namun jika matahari terbit, mereka lari menghilang, tidak ketahuan tempatnya.
18. Celaka! Alangkah terlelapnya para gembalamu, hai raja negeri Asyur!
Para pemukamu tertidur, laskarmu berserak-serak di gunung-gunung, dan tidak ada yang mengumpulkan.
19. Tiada pengobatan untuk cederamu, lukamu tidak tersembuhkan. Semua orang yang mendengar tentang engkau bertepuk tangan karena engkau;
sebab kepada siapakah tidak tertimpa perbuatan jahatmu terus-menerus?
1. Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.
2. Ia sedang mengandung dan dalam keluhan dan penderitaannya hendak melahirkan ia berteriak kesakitan.
3. Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota.
4. Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi.
Dan naga itu berdiri di hadapan perempuan yang hendak melahirkan itu, untuk menelan Anaknya, segera sesudah perempuan itu melahirkan-Nya.
5. Maka ia melahirkan seorang Anak laki-laki, yang akan menggembalakan semua bangsa dengan gada besi; tiba-tiba Anaknya itu dirampas dan dibawa lari kepada Allah dan ke takhta-Nya.
6. Perempuan itu lari ke padang gurun, di mana telah disediakan suatu tempat baginya oleh Allah, supaya ia dipelihara di situ seribu dua ratus enam puluh hari lamanya.
7. Maka timbullah peperangan di sorga. Mikhael dan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu, dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya,
8. tetapi mereka tidak dapat bertahan; mereka tidak mendapat tempat lagi di sorga.
9. Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya.
10. Dan aku mendengar suara yang nyaring di sorga berkata:
“Sekarang telah tiba
keselamatan dan kuasa
dan pemerintahan Allah kita,
dan kekuasaan Dia yang diurapi-Nya,
karena telah dilemparkan ke bawah
pendakwa saudara-saudara kita,
yang mendakwa mereka siang dan malam di hadapan Allah kita.
11. Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka.
Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut.
12. Karena itu bersukacitalah, hai sorga dan hai kamu sekalian yang diam di dalamnya, celakalah kamu, hai bumi dan laut!
karena Iblis telah turun kepadamu,
dalam geramnya yang dahsyat,
karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat.”
13. Dan ketika naga itu sadar, bahwa ia telah dilemparkan di atas bumi, ia memburu perempuan yang melahirkan Anak laki-laki itu.
14. Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.
15. Lalu ular itu menyemburkan dari mulutnya air, sebesar sungai, ke arah perempuan itu, supaya ia dihanyutkan sungai itu.
16. Tetapi bumi datang menolong perempuan itu. Ia membuka mulutnya, dan menelan sungai yang disemburkan naga itu dari mulutnya.
17. Maka marahlah naga itu kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus.
12. Ia berbuat baik kepada suaminya dan tidak berbuat jahat sepanjang umurnya.
13. Ia mencari bulu domba dan rami, dan senang bekerja dengan tangannya.

