Gema 13 Aug

9. Tetapi Engkau di tempat yang tinggi untuk selama-lamanya, ya TUHAN!

10. Sebab, sesungguhnya musuh-Mu, ya TUHAN, sebab, sesungguhnya musuh-Mu akan binasa, semua orang yang melakukan kejahatan akan dicerai-beraikan.

11. Tetapi Kautinggikan tandukku seperti tanduk banteng, aku dituangi dengan minyak baru;

12. mataku memandangi seteruku, telingaku mendengar perihal orang-orang jahat yang bangkit melawan aku.

13. Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon;

14. mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita.

15. Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar,

Ayub 12

1. Tetapi Ayub menjawab:

2. “Memang, kamulah orang-orang itu, dan bersama-sama kamu hikmat akan mati.

3. Aku pun mempunyai pengertian, sama seperti kamu, aku tidak kalah dengan kamu;
siapa tidak tahu hal-hal serupa itu?

4. Aku menjadi tertawaan sesamaku, aku, yang mendapat jawaban dari Allah, bila aku berseru kepada-Nya;
orang yang benar dan saleh menjadi tertawaan.

5. Penghinaan bagi orang yang celaka, — demikianlah pendapat orang yang hidup aman —
suatu pukulan bagi orang yang tergelincir kakinya.

6. Tetapi amanlah kemah para perusak, dan tenteramlah mereka yang membangkitkan murka Allah, mereka yang hendak membawa Allah dalam tangannya.

7. Tetapi bertanyalah kepada binatang, maka engkau akan diberinya pengajaran, kepada burung di udara, maka engkau akan diberinya keterangan.

8. Atau bertuturlah kepada bumi, maka engkau akan diberinya pengajaran, bahkan ikan di laut akan bercerita kepadamu.

9. Siapa di antara semuanya itu yang tidak tahu, bahwa tangan Allah yang melakukan itu;

10. bahwa di dalam tangan-Nya terletak nyawa segala yang hidup dan nafas setiap manusia?

11. Bukankah telinga menguji kata-kata, seperti langit-langit mencecap makanan?

12. Konon hikmat ada pada orang yang tua, dan pengertian pada orang yang lanjut umurnya.

13. Tetapi pada Allahlah hikmat dan kekuatan, Dialah yang mempunyai pertimbangan dan pengertian.

14. Bila Ia membongkar, tidak ada yang dapat membangun kembali;
bila Ia menangkap seseorang, tidak ada yang dapat melepaskannya.

15. Bila Ia membendung air, keringlah semuanya;
bila Ia melepaskannya mengalir, maka tanah dilandanya.

16. Pada Dialah kuasa dan kemenangan, Dialah yang menguasai baik orang yang tersesat maupun orang yang menyesatkan.

17. Dia yang menggiring menteri dengan telanjang, dan para hakim dibodohkan-Nya.

18. Dia membuka belenggu yang dikenakan oleh raja-raja dan mengikat pinggang mereka dengan tali pengikat.

19. Dia yang menggiring dan menggeledah para imam, dan menggulingkan yang kokoh.

20. Dia yang membungkamkan orang-orang yang dipercaya, menjadikan para tua-tua hilang akal.

21. Dia yang mendatangkan penghinaan kepada para pemuka, dan melepaskan ikat pinggang orang kuat.

22. Dia yang menyingkapkan rahasia kegelapan, dan mendatangkan kelam pekat pada terang.

23. Dia yang membuat bangsa-bangsa bertumbuh, lalu membinasakannya, dan memperbanyak bangsa-bangsa, lalu menghalau mereka.

24. Dia menyebabkan para pemimpin dunia kehilangan akal, dan membuat mereka tersesat di padang belantara yang tidak ada jalannya.

25. Mereka meraba-raba dalam kegelapan yang tidak ada terangnya;
dan Ia membuat mereka berjalan terhuyung-huyung seperti orang mabuk.”

Ayub 13

1. “Sesungguhnya, semuanya itu telah dilihat mataku, didengar dan dipahami telingaku.

2. Apa yang kamu tahu, aku juga tahu, aku tidak kalah dengan kamu.

3. Tetapi aku, aku hendak berbicara dengan Yang Mahakuasa, aku ingin membela perkaraku di hadapan Allah.

4. Sebaliknya kamulah orang yang menutupi dusta, tabib palsulah kamu sekalian.

5. Sekiranya kamu menutup mulut, itu akan dianggap kebijaksanaan dari padamu.

6. Dengarkanlah pembelaanku, dan perhatikanlah bantahan bibirku.

7. Sudikah kamu berbohong untuk Allah, sudikah kamu mengucapkan dusta untuk Dia?

8. Apakah kamu mau memihak Allah, berbantah untuk membela Dia?

9. Apakah baik, kalau Ia memeriksa kamu?
Dapatkah kamu menipu Dia seperti menipu manusia?

10. Kamu akan dihukum-Nya dengan keras, jikalau kamu diam-diam memihak.

11. Apakah kebesaran-Nya tidak akan mengejutkan kamu dan ketakutan kepada-Nya menimpa kamu?

12. Dalil-dalilmu adalah amsal debu, dan perisaimu perisai tanah liat.

13. Diam! Aku hendak bicara, apa pun yang akan terjadi atas diriku!

14. Dagingku akan kuambil dengan gigiku, dan nyawaku akan kutatang dalam genggamku.

15. Lihatlah, Ia hendak membunuh aku, tak ada harapan bagiku, namun aku hendak membela perilakuku di hadapan-Nya.

16. Itulah yang menyelamatkan aku;
tetapi orang fasik tidak akan menghadap kepada-Nya.

17. Dengarkanlah baik-baik perkataanku, perhatikanlah keteranganku.

18. Ketahuilah, aku menyiapkan perkaraku, aku yakin, bahwa aku benar.

19. Siapa mau bersengketa dengan aku?
Pada saat itu juga aku mau berdiam diri dan binasa.

20. Hanya janganlah Kaulakukan terhadap aku dua hal ini, maka aku tidak akan bersembunyi terhadap Engkau:

21. jauhkanlah kiranya tangan-Mu dari padaku, dan kegentaran terhadap Engkau janganlah menimpa aku!

22. Panggillah, maka aku akan menjawab;
atau aku berbicara, dan Engkau menjawab.

23. Berapa besar kesalahan dan dosaku?
Beritahukanlah kepadaku pelanggaran dan dosaku itu.

24. Mengapa Engkau menyembunyikan wajah-Mu, dan menganggap aku sebagai musuh-Mu?

25. Apakah Engkau hendak menggentarkan daun yang ditiupkan angin, dan mengejar jerami yang kering?

26. Sebab Engkau menulis hal-hal yang pahit terhadap aku dan menghukum aku karena kesalahan pada masa mudaku;

27. kakiku Kaumasukkan ke dalam pasung, segala tindak tandukku Kauawasi, dan rintangan Kaupasang di depan tapak kakiku?

28. Dan semuanya itu terhadap orang yang sudah rapuh seperti kayu lapuk, seperti kain yang dimakan gegat!”

1. Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.

2. Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

3. Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing.

4. Sebab sama seperti pada satu tubuh kita mempunyai banyak anggota, tetapi tidak semua anggota itu mempunyai tugas yang sama,

5. demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain.

6. Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita: Jika karunia itu adalah untuk bernubuat baiklah kita melakukannya sesuai dengan iman kita.

7. Jika karunia untuk melayani, baiklah kita melayani; jika karunia untuk mengajar, baiklah kita mengajar;

8. jika karunia untuk menasihati, baiklah kita menasihati. Siapa yang membagi-bagikan sesuatu, hendaklah ia melakukannya dengan hati yang ikhlas; siapa yang memberi pimpinan, hendaklah ia melakukannya dengan rajin; siapa yang menunjukkan kemurahan, hendaklah ia melakukannya dengan sukacita.

9. Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik.

10. Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat.

11. Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.

12. Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa!

13. Bantulah dalam kekurangan orang-orang kudus dan usahakanlah dirimu untuk selalu memberikan tumpangan!

14. Berkatilah siapa yang menganiaya kamu, berkatilah dan jangan mengutuk!

15. Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis!

16. Hendaklah kamu sehati sepikir dalam hidupmu bersama; janganlah kamu memikirkan perkara-perkara yang tinggi, tetapi arahkanlah dirimu kepada perkara-perkara yang sederhana. Janganlah menganggap dirimu pandai!

17. Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang!

18. Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang!

19. Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan.

20. Tetapi, jika seterumu lapar, berilah dia makan; jika ia haus, berilah dia minum! Dengan berbuat demikian kamu menumpukkan bara api di atas kepalanya.

21. Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!

19. Supaya engkau menaruh kepercayaanmu kepada TUHAN, aku mengajarkannya kepadamu sekarang, ya kepadamu.

20. Bukankah aku telah menulisnya kepadamu dulu dengan nasihat dan pengetahuan,

Kembali ke GEMA