Gema 24 Aug

6. dengan nafiri dan sangkakala yang nyaring bersorak-soraklah di hadapan Raja, yakni TUHAN!

7. Biarlah gemuruh laut serta isinya, dunia serta yang diam di dalamnya!

8. Biarlah sungai-sungai bertepuk tangan, dan gunung-gunung bersorak-sorai bersama-sama

9. di hadapan TUHAN, sebab Ia datang untuk menghakimi bumi. Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan, dan bangsa-bangsa dengan kebenaran.

1. TUHAN itu Raja, maka bangsa-bangsa gemetar. Ia duduk di atas kerub-kerub, maka bumi goyang.

2. TUHAN itu maha besar di Sion, dan Ia tinggi mengatasi segala bangsa.

3. Biarlah mereka menyanyikan syukur bagi nama-Mu yang besar dan dahsyat;
Kuduslah Ia!

Ayub 34

1. Maka berbicaralah Elihu:

2. “Dengarkanlah perkataanku, kamu orang-orang yang mempunyai hikmat, berilah telinga kepadaku, kamu orang-orang yang berakal budi.

3. Karena telinga itu menguji kata-kata, seperti langit-langit mencecap makanan.

4. Biarlah kita memutuskan bagi kita sendiri apa yang adil, menentukan bersama-sama apa yang baik.

5. Karena Ayub berkata: Aku benar, tetapi Allah mengambil hakku;

6. kendati aku mempunyai hak aku dianggap berdusta, sekalipun aku tidak melakukan pelanggaran, lukaku tidak dapat sembuh lagi.

7. Siapakah seperti Ayub, yang minum hujatan terhadap Allah seperti air,

8. yang mencari persekutuan dengan orang-orang yang melakukan kejahatan dan bergaul dengan orang-orang fasik?

9. Karena ia telah berkata: Tidak berguna bagi manusia, kalau ia dikenan Allah.

10. Oleh sebab itu, kamu orang-orang yang berakal budi, dengarkanlah aku:
Jauhlah dari pada Allah untuk melakukan kefasikan, dan dari pada Yang Mahakuasa untuk berbuat curang.

11. Malah Ia mengganjar manusia sesuai perbuatannya, dan membuat setiap orang mengalami sesuai kelakuannya.

12. Sungguh, Allah tidak berlaku curang, Yang Mahakuasa tidak membengkokkan keadilan.

13. Siapa mempercayakan bumi kepada-Nya?
Siapa membebankan alam semesta kepada-Nya?

14. Jikalau Ia menarik kembali Roh-Nya, dan mengembalikan nafas-Nya pada-Nya,

15. maka binasalah bersama-sama segala yang hidup, dan kembalilah manusia kepada debu.

16. Jikalau engkau berakal budi, dengarkanlah ini, pasanglah telinga kepada apa yang kuucapkan.

17. Dapatkah pembenci keadilan memegang kekuasaan, dan apakah engkau mau mempersalahkan Dia yang adil dan perkasa,

18. Dia yang berfirman kepada raja: Hai, orang dursila, kepada para bangsawan: Hai, orang fasik;

19. Dia yang tidak memihak kepada para pembesar, dan tidak mengutamakan orang yang terkemuka dari pada orang kecil, karena mereka sekalian adalah buatan tangan-Nya?

20. Dalam sekejap mata mereka mati, ya, pada tengah malam orang dikejutkan dan binasa;
mereka yang perkasa dilenyapkan bukan oleh tangan orang.

21. Karena mata-Nya mengawasi jalan manusia, dan Ia melihat segala langkahnya;

22. tidak ada kegelapan ataupun kelam kabut, di mana orang-orang yang melakukan kejahatan dapat bersembunyi.

23. Karena bagi manusia Ia tidak menentukan waktu untuk datang menghadap Allah supaya diadili,

24. orang-orang yang perkasa diremukkan-Nya dengan tidak diperiksa, dan orang-orang lain diangkat-Nya ganti mereka.

25. Jadi, Ia mengetahui perbuatan mereka, dan menggulingkan mereka di waktu malam, sehingga mereka hancur lebur.

26. Mereka ditampar-Nya karena kefasikan mereka, dengan dilihat orang banyak,

27. karena mereka meninggalkan-Nya, dan tidak mengindahkan satu pun dari pada jalan-Nya,

28. sehingga mereka menyebabkan jeritan orang miskin naik ke hadapan-Nya, dan Ia mendengar jeritan orang sengsara.

29. — Kalau Dia berdiam diri, siapa akan menjatuhkan hukuman?
Kalau Dia menyembunyikan wajah-Nya, siapa akan melihat Dia, baik itu sesuatu bangsa atau orang seorang? —,

30. supaya jangan menjadi raja orang fasik yang adalah jerat bagi orang banyak.

31. Tetapi kalau seseorang berkata kepada Allah:
Aku telah menyombongkan diri, tetapi aku tidak akan lagi berbuat jahat;

32. apa yang tidak kumengerti, ajarkanlah kepadaku;
jikalau aku telah berbuat curang, maka aku tidak akan berbuat lagi,

33. menurut hematmu apakah Allah harus melakukan pembalasan karena engkau yang menolak?
Jadi, engkau jugalah yang harus memutuskan, bukan aku;
katakanlah apa yang engkau tahu!

34. Maka orang-orang yang berakal budi dan orang yang mempunyai hikmat yang mendengarkan aku akan berkata kepadaku:

35. Ayub berbicara tanpa pengetahuan, dan perkataannya tidak mengandung pengertian.

36. Ah, kiranya Ayub diuji terus-menerus, karena ia menjawab seperti orang-orang jahat!

37. Karena ia menambahkan dosanya dengan pelanggaran, ia mengepalkan tangan di antara kami dan banyak bicara terhadap Allah.”

Ayub 35

1. Maka berbicaralah Elihu:

2. “Inikah yang kauanggap adil dan yang kausebut: kebenaranku di hadapan Allah,

3. kalau engkau bertanya: Apakah gunanya bagiku?
Apakah kelebihanku bila aku berbuat dosa?

4. Akulah yang akan memberi jawab kepadamu dan kepada sahabat-sahabatmu bersama-sama dengan engkau:

5. Arahkan pandanganmu ke langit dan lihatlah, perhatikanlah awan-awan yang lebih tinggi dari padamu!

6. Jikalau engkau berbuat dosa, apa yang akan kaulakukan terhadap Dia?
Kalau pelanggaranmu banyak, apa yang kaubuat terhadap Dia?

7. Jikalau engkau benar, apakah yang kauberikan kepada Dia?
Atau apakah yang diterima-Nya dari tanganmu?

8. Hanya orang seperti engkau yang dirugikan oleh kefasikanmu dan hanya anak manusia yang diuntungkan oleh kebenaranmu.

9. Orang menjerit oleh karena banyaknya penindasan, berteriak minta tolong oleh karena kekerasan orang-orang yang berkuasa;

10. tetapi orang tidak bertanya: Di mana Allah, yang membuat aku, dan yang memberi nyanyian pujian di waktu malam;

11. yang memberi kita akal budi melebihi binatang di bumi, dan hikmat melebihi burung di udara?

12. Ketika itu orang menjerit, tetapi Ia tidak menjawab, oleh karena kecongkakan orang-orang jahat.

13. Sungguh, teriakan yang kosong tidak didengar Allah dan tidak dihiraukan oleh Yang Mahakuasa.

14. Lebih-lebih lagi kalau engkau berkata, bahwa engkau tidak melihat Dia, bahwa perkaramu sudah diadukan kehadapan-Nya, tetapi masih juga engkau menanti-nantikan Dia!

15. Tetapi sekarang: karena murka-Nya tidak menghukum dan Ia tidak terlalu mempedulikan pelanggaran,

16. maka Ayub berbesar mulut dengan sia-sia, banyak bicara tanpa pengertian.”

1. Apakah ada seorang di antara kamu, yang jika berselisih dengan orang lain, berani mencari keadilan pada orang-orang yang tidak benar, dan bukan pada orang-orang kudus?

2. Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang kudus akan menghakimi dunia? Dan jika penghakiman dunia berada dalam tangan kamu, tidakkah kamu sanggup untuk mengurus perkara-perkara yang tidak berarti?

3. Tidak tahukah kamu, bahwa kita akan menghakimi malaikat-malaikat? Jadi apalagi perkara-perkara biasa dalam hidup kita sehari-hari.

4. Sekalipun demikian, jika kamu harus mengurus perkara-perkara biasa, kamu menyerahkan urusan itu kepada mereka yang tidak berarti dalam jemaat?

5. Hal ini kukatakan untuk memalukan kamu. Tidak adakah seorang di antara kamu yang berhikmat, yang dapat mengurus perkara-perkara dari saudara-saudaranya?

6. Adakah saudara yang satu mencari keadilan terhadap saudara yang lain, dan justru pada orang-orang yang tidak percaya?

7. Adanya saja perkara di antara kamu yang seorang terhadap yang lain telah merupakan kekalahan bagi kamu. Mengapa kamu tidak lebih suka menderita ketidakadilan? Mengapakah kamu tidak lebih suka dirugikan?

8. Tetapi kamu sendiri melakukan ketidakadilan dan kamu sendiri mendatangkan kerugian, dan hal itu kamu buat terhadap saudara-saudaramu.

9. Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah?
Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit,

10. pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.

11. Dan beberapa orang di antara kamu demikianlah dahulu. Tetapi kamu telah memberi dirimu disucikan, kamu telah dikuduskan, kamu telah dibenarkan dalam nama Tuhan Yesus Kristus dan dalam Roh Allah kita.

12. Segala sesuatu halal bagiku, tetapi bukan semuanya berguna. Segala sesuatu halal bagiku, tetapi aku tidak membiarkan diriku diperhamba oleh suatu apa pun.

13. Makanan adalah untuk perut dan perut untuk makanan: tetapi kedua-duanya akan dibinasakan Allah. Tetapi tubuh bukanlah untuk percabulan, melainkan untuk Tuhan, dan Tuhan untuk tubuh.

14. Allah, yang membangkitkan Tuhan, akan membangkitkan kita juga oleh kuasa-Nya.

15. Tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah anggota Kristus? Akan kuambilkah anggota Kristus untuk menyerahkannya kepada percabulan? Sekali-kali tidak!

16. Atau tidak tahukah kamu, bahwa siapa yang mengikatkan dirinya pada perempuan cabul, menjadi satu tubuh dengan dia? Sebab, demikianlah kata nas: “Keduanya akan menjadi satu daging.”

17. Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia.

18. Jauhkanlah dirimu dari percabulan! Setiap dosa lain yang dilakukan manusia, terjadi di luar dirinya. Tetapi orang yang melakukan percabulan berdosa terhadap dirinya sendiri.

19. Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, — dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?

20. Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!

12. Arahkanlah perhatianmu kepada didikan, dan telingamu kepada kata-kata pengetahuan.

13. Jangan menolak didikan dari anakmu ia tidak akan mati kalau engkau memukulnya dengan rotan.

Kembali ke GEMA